Infertilitas

Bagaimana saya tahu saya mengalami kesulitan mengandung?
 |
Menurut statistik, 90% pasangan normal yang mengadakan hubungan seksual yang teratur akan mengandung dalam kurun waktu 1 tahun. Maka, tiba saatnya untuk mencari perawatan medis jika Anda dan pasangan Anda yang telah melakukan hubungan seksual tanpa KB selama setahun, namun masih juga Anda belum mengandung. Itulah sebabnya Anda dianjurkan menemui dokter lebih awal jika usia Anda lebih dari 35 tahun, atau tidak menstruasi secara teratur, atau punya sejarah infeksi atau operasi pelvis. |

Apa yang bisa menyebabkannya?
Empat kemungkinan penyebab utama kemandulan adalah kesalahan produksi telur, endometriosis, kerusakan tuba falopi, dan permasalahan sperma. Penyebab-penyebab itu bisa juga saling melengkapi, sehingga mengganggu kesuburan. Ada juga penyebab-penyebab yang kurang umum seperti faktor servik, penyakit sistemik, disfungsi seksual, dsb.

Pemeriksaan apa saja yang dibutuhkan?
Dibutuhkan konsultasi dan pemeriksaan medis yang menyeluruh, untuk menemukan penyebab kesulitan mengandung. Tes darah untuk mengukur hormon-hormon yang berkenaan dengan fungsi reproduksi dan pemeriksaan ultrasound untuk panggul adalah pemeriksaan awal yang dibutuhkan. Analisa semen juga lebih disukai. Tergantung pada hasil pemeriksaan, tes berikutnya dibutuhkan untuk memeriksa tuba falopi dan menyembuhkan endometriosis. Ini mungkin memerlukan pembedahan kecil, diagnosa laparoskopi dan hidrotubasi. Sebagi alternatif, penyinaran X mungkin bisa dilakukan untuk memeriksa tuba falopi.

Apa perawatan yang ada?
Metode pengobatan sangat ditentukan oleh kebutuhan perseorangan dan sebab-sebab kemandulan yang di temukan. Pada prinsipnya, pengobatan harus diawali dengan yang sederhana, murah, dan aman, sebelum naik ke yang lebih dalam dan mahal.
Pilihan perawatan adalah:
- Penentuan masa subur dan waktunya
- Perawatan medis untuk membantu ovulasi
- Inseminasi intra uterin
- Pembedahan untuk mengobati endometriosis, menghilangkan sumbatan tuba falopi jika mungkin, membuang kista ovarium atau fibroid yang mungkin mengganggu kesuburan.
- Superovulasi dan inseminasi (SO-IUI)
- Fertilisasi in vitro(IVF)
- Fertilisasi in vitro-ICSI

|